Penyelidikan dibantu Polres Tuban dengan melakukan pemeriksaan sejumlah Anak Buah Kapal (ABK) sebagai saksi korban dan memeriksa bangkai kapal yang telah hangus terbakar.
"Direktorat Polair Polda Jatim bersama Labfor Cabang Surabaya sekarang sedang meninjau lokasi," ujar Kapolres Tuban AKBP Ucu Kuspriyadi, saat ditemui wartawan di Mapolres Tuban.
"Untuk mengetahui lebih jelas sebab-sebab kebakaran, kenapa pada saat itu terjadi kebakaran di lokasi kapal," sambung mantan Kapolresta Madiun tersebut.
Ucu Kuspriyadi menjelaskan bahwa pihak Polres Tuban juga telah melakukan identifikasi sejumlah ABK dan petugas pertamina yang bertugas saat kejadian. Sebagian dari petugas juga telah diperiksa guna kepentingan penyelidikan.
"Kita sudah mengidentifinisir ABK-ABK yang bertugas saat kejadian dan petugas Pertamina yang melakukan penyambungan pipa," terangnya.
Hingga kini proses olah TKP yang dilakukan Ditpolair Polda Jatim bersama Labfor masih berlangsung.
Diketahui, Jumat (24/1/2014), kapal tanker MT Provident pengangkut BBM milik Pertamina terbakar di perairan utara Laut Jawa, wilayah Kabupaten Tuban. Kebakaran terjadi sejak pukul 12.00 WIB dan berhasil dipadamkan 2,5 jam kemudian, tepatnya pukul 14.30 WIB.
Dalam peristiwa itu 3 Anak Buah Kapal (ABK) mengalami luka-luka, sedang 22 lainnya selamat. Namun beredar kabar seorang ABK masih dalam pencarian. Korban diduga hilang saat proses evakuasi dan pemadaman kapal.
(fat/fat)










































