"Harimaunya besar, tapi aku nggak takut sama harimau," teriak Nayla kembali. Memang, bocah 4 tahun itu baru pertama kalinya melihat satwa liar. Sebelumnya, ia hanya melihatnya di buku dan TV.
Meski masih dirundung konflik, namun Kebun Binatang Surabaya (KBS) masih menjadi jujugan favorit warga Surabaya. Selain sebagai sarana rekreasi, KBS juga menjadi sarana pembelajaran siswa.
Dari pengamatan detikcom, Senin (27/1/2014), sebuah rombongan Play Group dan TK melakukan kunjungan ke KBS. PG/TK itu adalah Al Uswah, sebuah lembaga pendidikan di Jalan Ubi. Para guru memimpin sekitar 40 anak didiknya berkeliling melihat satwa KBS.
"Kami ingin anak-anak belajar di luar kelas. Salah satunya mengunjungi KBS," kata Ira Viana Puspita.
Kepala Sekolah Al Uswah itu mengatakan, tujuan kunjungan ke KBS ini adalah ingin mengenalkan satwa ke siswa. Selama ini, para siswa hanya bisa melihat satwa liar di buku atau televisi.
"Di KBS ini, para siswa bisa melihat secara langsung bagaimana bentuk hewan sebenarnya," lanjut Ira.
Dalam kunjungan itu, selain melihat secara langsung satwa, para siswa juga berkesempatan memberi makan satwa. Unta, rusa, burung pelikan adalah satwa yang diberi makan oleh siswa. Para siswa juga diajak melihat animal show yang menampilkan orang utan bernama Tini.
(iwd/iwd)











































