Dari informasi yang dihimpun, Selasa (21/1/2014) tim gabungan Densus dan Polda Jatim pertama kali menuju ke tempat kontrakan Dhoni di Jalan Lumajang Gang Sukun, Desa Wiroborang, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo.
Dari rumah kontrakan itu, petugas mengamankan dokumen dan arsip seperti buku tentang jihad, buku keagamaan hingga buku perakitan bom. Namun belum ada satupun petugas kepolisian yang membenarkan penemuan tersebut.
Setelah dari rumah kontrakan, Densus akan meluncur ke tempat tinggal Siti Khalifah, orangtua Dhoni, di Jalan Pahlawan Gang Kemiri No 51, Kebonsari Kulon, Kanigaran, Kota Probolinggo. Namun, sekitar pukul 14.30 wib, baru tim Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri Cabang Surabaya yang tiba di lokasi.
4 Orang labfor turun dari satu mobil. Mereka belum bisa masuk ke rumah ukuran 8 x 12 meter yang di-police line. Petugas Labfor sebagian memotret rumah asal pelaku teroris dari luar.
Sementara itu, warga masih bergerombol melihat rumah orangtua Dhoni. Mereka pun tidak bisa mendekat, karena diberi jarak radius sekitar 100 meter dan mendapatkan penjagaan ketat dari kepolisian dan TNI AD.
(roi/bdh)











































