Selain warga yang mengabadikan rumah Majid dengan menggunakan handphone, juga terlihat sejumlah awak media televisi melakukan siaran di depan rumah teroris jaringan Poso.
Dari pengamatan detikcom di lokasi, Selasa (21/1/2014), penjagaan juga masih dilakukan oleh petugas kepolisian baik berseragam dinas maupun preman.
"Polres Tanjung Perak dan Polsek Kenjeran masih menjaga lokasi ini," kata AKP Lily Djafar kepada wartawan di lokasi.
Kasubbag Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak itu menambahkan, ada satu regu atau 10 personel berseragam bersenjata lengkap, dan satu regu polisi berpakaian preman disiagakan di lokasi.
Para personel akan tetap berjaga hingga police line dilepas. "Sampai kapan kami berjaga disini itu tergantung dari penyidikan yang dilakukan terhadap tersangka," ujar Lily.
Petugas berseragam terpantau berusaha menghalau warga yang melihat terlalu dekat dengan rumah yang sudah di-police line. Namun, polisi masih mempersilahkan awak media televisi untuk melakukan siaran di depan lokasi.
(ze/bdh)











































