Keenam lokasi yang jadi incaran jaringan teroris Poso ini yakni pos polisi Keputih Kenjeran Surabaya, pos polisi Perak Jalan Jakarta Surabaya, tempat hiburan Dolar THR, Dolly, Galaxy Jalan Pandegeling, dan Colors Pub Jalan Sumatera, Surabaya.
"Keduanya merencanakan amaliyah pengeboman terhadap polisi dan tempat hiburan," kata Karopenmas Mabes Polri, Brigjen (Pol) Boy Rafli Amar dalam keterangannya, Senin (20/1/2014) malam.
Kedua tersangka teroris yang ditangkap adalah Isnaini Ramdhoni dan Abdul Majid. Isnaini merupakan warga di Jalan Pahlawan, Kanigaran, Probolinggo. Sedangkan Abdul Majid beralamat di Tanah Merah IV, Kenjeran, Surabaya.
Dari hasil penggeledahan di dalam rumah terduga teroris, Densus 88 menemukan dua tabung besi dengan panjang 20 cm dan diameter 5 cm. Tabung itu berisi paku yang disusun 3 saf, ditutup lakban dan dihubungkan dengan switching dan timer.
(bdh/bdh)











































