Sopir Panther Tewas Usai Tabrak Becak

Sopir Panther Tewas Usai Tabrak Becak

Ghazali Dasuqi - detikNews
Minggu, 19 Jan 2014 14:27 WIB
Sopir Panther Tewas Usai Tabrak Becak
Foto: Ghazali Dasuqi
Situbondo - Gara-gara sopir mendadak kejang, sebuah Isuzu Panther mengalami kecelakaan di jalan raya Situbondo, Minggu (19/1/2014). Isuzu Panther DK 1337 DZ selip hingga menabrak sebuah becak yang melaju di depannya, di jalan raya Desa Kotakan Kecamatan Kota Situbondo. Mobil warna merah itu baru berhenti setelah menghantam sebuah pohon di tepi jalan raya setempat.

Dalam kecelakaan tersebut, sopir Panther Johan Bachtiar (46), warga Bondowoso menghembuskan nafas terakhirnya di RSU dr Abdoer Rahem Situbondo. Johan diduga meninggal akibat penyakit kejang-kejang yang dideritanya, bukan karena kecelakaan yang baru dialami.

Indikasinya karena Johan Bachtiar tidak mengalami luka apapun akibat kecelakaan tersebut. Justru pengemudi becak, Pak Yas (50), warga Desa Siliwung, Kecamatan Panji, yang menderita luka di pelipis dan kakinya.

"Kami mau berobat ke Desa Sletreng, Kapongan. Karena penyakit kejang-kejang suami saya belakangan sering kambuh. Tadi sebelum menabrak, suami saya tiba-tiba kejang. Saya sempat teriak di depan ada becak, tapi suami saya sudah tidak bisa. Setirnya terlepas tapi mobil tetap jalan," tandas Heriyanti (41), istri Johan Bachtiar.

Keterangan yang dihimpun detikcom menyebutkan, sebelum kecelakaan Isuzu Panther DK 1337 DZ yang dikendarai Johan Bachtiar bersama istrinya melaju dari arah selatan ke utara, di jalan raya Desa Kotakan Kecamatan Kota Situbondo. Menjelang lokasi kejadian, penyakit Johan Bachtiar mendadak kambuh.

Dalam keadaan kejang-kejang dia tak mampu lagi menguasai kemudinya hingga mobil oleng dan menabrak sebuah becak yang ada di depannya hingga ringsek. Tak berhenti di situ, mobil terus melaju dan baru berhenti setelah menabrak sebuah pohon di tepi jalan.

"Keterangan awal sopir Panther itu penyakit kejang-kejangnya kambuh saat mengemudi. Jadi korban meninggal diduga karena penyakitnya itu, karena tidak mengalami luka. Tapi kepastiannya masih terus diselidiki Unit Laka Satlantas," tandas Kasubbag Humas Polres Situbondo, AKP Wahyudi.

(bdh/bdh)
Berita Terkait