Tidak Punya BPJS, Pasien Miskin Ini Batal Dioperasi

Tidak Punya BPJS, Pasien Miskin Ini Batal Dioperasi

M Rofiq - detikNews
Jumat, 17 Jan 2014 13:00 WIB
Tidak Punya BPJS, Pasien Miskin Ini Batal Dioperasi
Jasuli saat dirawat di RSUD Waluyo Jati
Probolinggo - Setelah menjalani perawatan di RSUD Waluyo Jati Kraksaan sejak Senin (6/1/2014), Jasuli (66) warga asal Desa Tanjung, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo belum juga menjalani operasi. pasien pemegang Jamkesmas yang mengalami kecelakaan lalu lintas ini akhirnya memilih pulang, karena pihak rumah sakit tidak kunjung melakukan operasi meski sebelumnya sudah menjadwalkan, Senin (13/1) lalu.

Namun yang terjadi, jadwal itu hanya sebatas janji saja. Sehingga, Jasuli yang yang belum memegang kartu BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) harus dibawa pulang oleh keluarganya, Kamis (16/1) kemarin. Kini dia harus terbaring kesakitan di rumah kontrakan.

Salah satu alasan pihak rumah sakit tidak berani melakukan tindakan operasi, karena kondisi Jasuli sangat lemah, bahkan, dari pihak rumah sakit menganjurkan, Jasuli harus dirujuk ke rumah sakit Malang.

"Dokter Waluyo Jati bilang, katanya suami saya tidak bisa dioperasi karena jantungnya lemah. Kalau saya berkeinginan membawa suami saya ke Malang, tapi yang menjadi kendala adalah keadaan, pengobatannya di sana gratis, lalu bagaimana dengan makan sehari-harinya dan riwa-riwinya, saya sudah tidak punya apa-apa disini," kata Turiya, istri Jasuli kepada wartawan, Jumat (17/1/2014).

Turiya menuturkan, selama satu minggu di rumah sakit dirinya merasa sia-sia menjaga suaminya, karena hasilnya apa yang diharapkan dirinya dan anak-anaknya kandas. "Selama 7 hari saya sangat mengharapkan segera dioperasi, setelah mendengar apa yang dikatakan perawat di Waluyo Jati, kalau suami saya gagal dioperasi dan harus dirujuk ke rumah sakit di Malang, akhirnya saya bawa pulang dan langsung dibawa ke dukun sangkal patah tulang," ujar Turiya.

Saat diajak bicara, Sajuli hanya menganggukkan kepalanya dan hanya menjawab satu kata, karena dari faktor kondisinya yang lemah. "Sejak di rumah sakit suami saya memang tak banyak bicara, apalagi sekarang tambah lemas, dia hanya mengeluh kesakitan saja. Saya pasrah sekarang mas, semoga yang maha kuasa memberikan jalan yang terbaik," kata Turiya dengan nada penuh harap.

(bdh/bdh)
Berita Terkait