Tim Polrestabes Surabaya melibatkan saksi ahli yang akan diminta keterangan untuk bisa memberikan penjelasan kematian Michael yang lehernya terjerat kawat layaknya seperti orang yang gantung diri.
"Sudah 10 saksi. Kita akan lakukan 1 saksi lagi yakni saksi ahli yang dapat menetukan matinya wajar atau tidak," kata Kapolrestabes Kombes Pol Setija Junianta, Rabu (15/1/2014).
Setija Junianta ini juga mendukung adanya penyelidikan yang dilakukan tim Kemenhut-BBKSDA untuk mencari penyebab kematian satwa khas Afrika tersebut.
"Akan bagus jika ada temuan dari BBKSDA-Tim Kemenhut, bisa jadi pro yustisia jika ada temuan bagus," ujarnya.
Selain itu, penyelidikan yang juga dilakukan Tim Kemenhut-BBKSDA sangat diperlukan untuk mengungkap kematian Michael. "Memang harus ada sinergi dari beberapa pihak untuk melakukan penyelidikan," lanjut Setija.
Ketika ditanya, hasil dari pemeriksaan dari tim Universitas Airlangga untuk mengetahui apakah di dalam organ Michael terdapat racun atau zat lain yang menyebabkan kematian? Setija mengaku sampai saat ini masih menunggu hasilnya.
(ze/gik)











































