Saat ditemukan, di kepala mayat yang kemudian diketahui bernama Sunardi (60), warga Jl A Yani Gang Astra, Kelurahan Tamansari tersebut terdapat sebuah luka menganga yang diduga bekas benturan benda tumpul. Sedangkan bagian tubuh lainnya tidak terdapat luka sama sekali.
Belum diketahui secara pasti penyebab kematian korban. Namun, berdasarkan kondisi luka di kepala korban kuat dugaan karena jatuh terpeleset dari atas jembatan.
Karena lambannya penanganan pihak kepolisian, mayat sempat menjadi tontonan warga selama sekitar dua jam. Bahkan, sebagian pelintas jalan raya Bondowoso-Jember tersebut juga berhenti untuk melihat kondisi mayat. Sehingga, memacetkan arus lalu lintas.
Keterangan yang berhasil dihimpun, korban memang pamit pada keluarganya akan pergi ke salah satu anaknya yang ada di Desa Petung. Sehingga meski tak pulang ke rumah, keluarga mengira korban masih ada di rumah anaknya tersebut.
"Begitu ada informasi tentang penemuan mayat, saya langsung datang ke lokasi hanya ingin melihat saja. Setelah didekati, ternyata yang jadi korban itu keluarga kami," terang salah seorang kerabat korban yang enggan disebut namanya.
Kasat Samapta Polres Bondowoso AKP Herdiono, saat ditemui detikcom di lokasi kejadian mengatakan, di kepala korban memang ada luka bekas benturan. "Tapi belum diketahui apakah karena terjatuh atau akibat tindak kriminal," kata Kasat Samapta Polres Bondowoso AKP Herdiono, saat ditemui detikcom di lokasi kejadian.
Dia mengungkapkan, polisi sudah melakukan olah TKP. Selanjutnya korban dibawa ke RSD dr Koesnadi untuk diotopsi. "Untuk mengetahui penyebab kematiannya, kita tunggu hasil visum dulu," kata AKP Herdiono.
(bdh/bdh)











































