Salah seorang warga sekitar Robik (61) mengatakan api tiba-tiba muncul dari dalam gedung dan dengan cepat membesar. Api merambat ke seluruh bagian gedung.
Warga pun panik karena lokasi kebakaran berdekatan dengan pemukiman penduduk. Mereka menggunakan apa saja yang ada untuk mengambil air guna memadamkan api. Namun sayang, upaya ratusan warga gagal. Seluruh gedung hangus terbakar.
"Warga takut api menyebar jadi ambil air di mana-mana," kata Ropik.
Selama satu jam api berkobar, ujar Ropik, satu unit mobil PMK Pasuruan datang. Petugas langsung berjibaku memadamkan api. Beberapa saat kemudian, api dijinakkan. Polisi masih melakukan penyelidikan di lokasi. Dipastikan penyebab kebakaran bukan korsleting, karena gedung tersebut tak teraliri listrik dan tak ada instalasi listrik.
"Ini aneh, karena kondisi gedung basah. Pagi harinya hujan," kata Kapolsek Gondangwetan AKP Nono Sampurno di lokasi.
Pihaknya langsung memasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan. "Saya sudah panggil Labfor Polda untuk datang," pungkasnya.
Belum diketahui kerugian material kebakaran. Namun diperkirakan ratusan juta rupiah.
(fat/fat)











































