Penjual Cukrik Maut di Pasuruan Dibekuk

Penjual Cukrik Maut di Pasuruan Dibekuk

Muhajir Arifin - detikNews
Sabtu, 11 Jan 2014 21:44 WIB
Pasuruan - Polisi membekuk Giman (51), penjual minuman keras (miras) arak Jawa (cukrik) yang dipakai pesta miras hingga menewaskan 3 orang warga Pasuruan. Giman dibekuk di warung sekaligus rumahnya di Desa Gejugjati, Kecamatan Lekok.

Penangkapan Giman dilakukan setelah polisi memastikan bahwa dia adalah penjual cukrik yang dikonsumsi 15 orang dalam pesta miras di Desa Rowogempol, Kecamatan Lekok, yang menyebabkan 3 orang tewas. Dalam pesta miras tersebut, mereka mengoplos cukrik dengan vodka dan bir.

Belasan polisi terlibat dalam penangkapan tersebut, baik memakai seragam maupun berpakaian preman. Petugas langsung masuk ke dalam warung Giman yang saat itu ramai. Saat itu, Giman tengah tidur pulas dan warungnya hanya dijaga istri dan anaknya.

Giman langsung dibawa masuk ke mobil petugas. Pria berkaca mata ini hanya mengenakan celana pendek, kaos oblong dan berkalung sarung. Ia langsung di bawa ke Mapolres Pasuruan Kota.

"Kita periksa dulu," kata Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota AKP Bambang Sugeng.

Diberitakan sebelumnya, tiga orang meninggal dunia usai pesta minuman keras jenis arak Jawa (cukrik) di Dusun Alaskidul, Desa Rowogempol, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Rabu (8/1).

Korban diketahui bernama Fuad (24), Fauzan (27) warga Desa Rowogempol Kecamatan Lekok dan Solikin (28) warga Desa Gejugjati Kecamatan Lekok. Ketiganya meninggal di rumah sakit beberapa jam usai dirawat di Puskesmas.

Beberapa orang yang ikut pesta miras tersebut masih menjalani perawatan di Puskesmas Lekok dan seorang lain di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.

(bdh/bdh)
Berita Terkait