Belum Terdaftar BPJS, Pasien di RSUD Probolinggo 'Ditelantarkan'

Belum Terdaftar BPJS, Pasien di RSUD Probolinggo 'Ditelantarkan'

M Rofiq - detikNews
Sabtu, 11 Jan 2014 15:07 WIB
Belum Terdaftar BPJS, Pasien di RSUD Probolinggo Ditelantarkan
Foto: M Rofiq
Probolinggo - Seorang pasien miskin yang sebelumnya memiliki kartu Jamkesmas tidak bisa segera menjalani operasi patah tulang. Sudah lima hari, Jasuli warga Desa Tanjung, Pajarakan, Kabupaten Probolinggo terbaring di bed di RSUD Waluyo Jati, Kraksaan. Penyebabnya, pria 66 tahun ini belum terdaftar sebagai anggota Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

"Saya heran kok tidak ada toleransi dari rumah sakit. Padahal kondisi bapak saya seperti ini," ujar Ria Agnes (22) putri Jasuli, Sabtu (11/1/2014).

Ia menerangkan, bapaknya mengalami kecelakaan hingga mengakibatkan kaki kirinya patah dan harus menjalani operasi. Namun, sampai hari ini, orang tuanya hanya diberi obat anti biotik saja.

Ria mengaku, ayahnya memiliki kartu Jamkesmas. Namun, dirinya tidak mengetahui perubahan aturan dari Jamkesmas menjadi ke BPJS Kesehatan.

"Pada hari itu juga saya langsung mengurus kartu BPJS. Sampai sekarang masih belum selesai," terangnya sambil menambahkan, akibat belum selesainya pengurusan kartu BPJS, membuat bapaknya terus mengalami kesakitan dan kakinya bengkak.

Sementara itu, Humas RSUD Waluyo Jati Sugianto membantah menelantarkan pasiennya. Katanya, pihak rumah sakit masih menyiapkan peralatannya serta tetap mengacu pada peraturan BPJS Kesehatan.

"Pasien memang sudah lima hari di rumah sakit, tapi tidak berdampak negatif. Terkait pembekakan itu disebabkan dislokasi, sehingga memang terlihat seperti pembengkakan," tandasnya sambil menambahkan, Jasuli rencananya akan dioperasi pada Senin (13/1/2014) pekan depan.

(roi/bdh)
Berita Terkait