"Motor korban hendak dirampas tetapi korban mempertahankan dan melawan," kata Kompol Manang Soebeti saat dihubungi detikcom, Jumat (10/1/2014).
Kapolsek Sawahan itu mengatakan, dugaan itu dilihat dari korban yang terus memegang kuncinya hingga dia tewas. Selain itu, tidak ada barang korban yang hilang.
Manang menambahkan, pria 37 tahun itu adalah seorang penata dekorasi yang bekerja di Sukodono, Sidoarjo. Saat itu korban baru pulang bekerja. Korban tidak sadar jika diikuti oleh tiga orang yang berboncengan dua motor.
Di Jalan Banyu Urip di dekat gang IV, korban dipepet. Korban mengambil kunci motornya dan melawan, namun dia dibacok parang yang dibawa pelaku. Korban lantas kabur.
Namun baru berlari 50 meter, korban tumbang dan akhirnya tewas bersimbah darah. Pelaku yang melihat warga mulai berkumpul keder juga dan memilih kabur.
"Untuk motif balas dendam juga kami masih pelajari. Namun teman-teman korban mengatakan jika korban tak pernah bercerita apapun," tandas Manang.
(iwd/iwd)










































