Pengelola KBS Akui Ada Kejanggalan dalam Kasus Matinya Singa Michael

Pengelola KBS Akui Ada Kejanggalan dalam Kasus Matinya Singa Michael

Zaenal Effendi - detikNews
Kamis, 09 Jan 2014 17:18 WIB
Pengelola KBS Akui Ada Kejanggalan dalam Kasus Matinya Singa Michael
Kondisi Michael saat tewas
Surabaya - Matinya Michael, singa koleksi Kebun Binatang Surabaya (KBS) dinilai janggal. Ada beberapa indikasi yang terlihat jika matinya singa jantan itu seperti disengaja.

Indikasi pertama adalah adanya kesengajaan agar lokasi kejadian segera dibersihkan. Indikasi berikutnya adalah adanya kesegeraan agar singa Afrika itu segera diotopsi dan diawetkan.

Ratna Ahjuningrum mengaku jika saat kejadian ada yang menginstruksikan untuk membersihkan lokasi tewasnya Michael.

"Saya marah kenapa kok dibersihkan lokasi kejadiannya. Setelah saya tanya ada yang menginstruksikan," kata Dirut Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) KBS itu kepada detikcom, Kamis (9/1/2014).

Selain menginstruksikan segera dibersihkan, jasad singa yang tewas itu juga ada yang memerintahkan segera diotopsi dan diawetkan.

Sayangnya Ratna enggan menyebutkan siapa yang menginstruksikan dan memerintahkan. "Kalau siapa yang menginstruksikan membersihkan lokasi dan memerintahkan segera diotopsi silahkan tanya kepolisian," ujarnya.

Ratna juga mengaku bahwa keterlibatan polisi dalam kasus tewasnya michael karena adanya laporan dari pihaknya. "Setelah semua tidak tersisa, saya memanggil head keeper, polhut dan kepala Satpol PP Surabaya untuk segera buat laporan ke pihak berwajib," imbuh dia.

saat ditanya apakah kematian michael yang tidak wajar ada keterlibatan orang dalam? "Kalau kematian satwa biasa tidak apa apa, ini kan tidak wajar, kalau unsur kriminal, undang-undangnya beda," pungkas Ratna.

(ze/iwd)
Berita Terkait