"Unsur teror ada tapi masih kita selidiki," kata Wakapolda Jatim Brigjen Pol Supradjo WS di sela-sela memimpin olah TKP, Kamis (9/1/2014).
Dia meminta masyarakat tetap tenang pasca kejadian ini. Selain itu tidak terprovokasi hingga menimbulkan kepanikan. "Masyarakat jangan terprovokasi," harapnya.
Ditanya lebih jauh aksi teror ini, Supradjo mengaku sedang mendalami bersamaan dengan temuan-temuan tim labfor dari lokasi kejadian. "Masih kita dalami," tandasnya.
Polres Malang tak memungkiri adanya pergerakan pelaku teror di wilayah hukumnya dalam beberapa hari terakhir.
"Kita sudah monitor gerakan mereka sampai beberapa hari ini. Pihak yangg kita curigai kita monitor walau belum ada aksi," jelas Kapolres Malang AKBP Adi Deriyan Jayamarta terpisah.
Dia mengharapkan, masyarakat ikut bekerjasama dalam memantau lingkungan sekitar. Adanya orang baru yang patut dicurigai diharapkan melaporkan kepada polisi.
"Kalau ada yang dicurigai mempunyai aktivitas tertutup, eksklusif dan tidak sosialisasi dan tidak jelas silahkan hubungi kami," paparnya.
Hingga pukul 13.00 WIB, tim labfor dan gegana Polda Jatim sudah kembali ke Surabaya. Hanya saja lokasi kejadian masih terpasang police line.
(fat/fat)











































