"Hasil otopsinya, singa kehabisan napas dan jantungnya membengkak," kata drh Liang Kaspe di KBS, Rabu (8/1/2014).
Saat ditanya tentang polisi yang kesulitan melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) karena mayat singa sudah dipindah dan diotopsi, Direktur Operasional dan Umum KBS itu menjawab santai.
"Itu memang sudah prosedur, supaya tidak membuat singa lainnya dan pengunjung takut," pungkas drh Liang.
Seperti diketahui, satu koleksi satwa KBS mati. Setelah seekor Gnu mati karena kembung, kini seekor singa jantan ditemukan mati di kandangnya.
Matinya singa bernama Michael ini bukan karena penyakit, tapi karena terjerat kawat seling pintu kandang. Singa jantan berumur 1,5 tahun itu ditemukan mati sekitar pukul 07.00 WIB, Selasa (7/1/2014).
(nrm/iwd)











































