Warga Satu Dusun Lumpuh Mendadak Terserang Chikungunya

Warga Satu Dusun Lumpuh Mendadak Terserang Chikungunya

Fadly Rahmawan - detikNews
Selasa, 07 Jan 2014 16:08 WIB
Warga Satu Dusun Lumpuh Mendadak Terserang Chikungunya
Tulungagung - 52 Warga Dusun Setono Bendo, Desa Babadan, Kecamatan Karangrejo, Tulungagung mengalami lumpuh mendadak. Mereka lumpuh akibat terserang Chikungunya.

Penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk Aedes Albopictus ini, sudah menyerang warga sejak dua minggu terakhir. Warga mengaku gejala serangan chikungunya ini mirif flu.

Awalnya badan mengalami demam tinggi, kemudian diikuti rasa linu dan nyeri di seluruh persendian, selanjutnya beberapa bagian tubuh, seperti kaki dan tangan sulit di gerakan atau mengalami kelumpuhan mendadak.

"Sudah dua minggu ini kaki dan tangan saya rasanya cenut-cenut. Untuk sementara saya obati dengan obat blonyoh (oles) saja, tapi masih sakit" jelas Mukri, warga Dusun Stono Bendo kepada detikcom, Selasa (7/1/2014).

Penyakit chikungunya ini menyerang warga secara bergantian. Setelah sejumlah penderita sembuh, tidak lama berselang muncul penderita baru. Sejak dua minggu terakhir, penderita chikungunya di Dusun Setono Bendo, terus bertambah.

Hampir semua warga yang tinggal di dusun ini terserang chikungunya secara bergantian. Bahkan tak jarang chikungunnya menyerang satu keluarga.

Untuk menyembuhkan penyakitnya, sebagian warga berobat ke Puskesmas terdekat. Sebagian lain memilih mengobatinya dengan minyak oles dan jamu tradisional.

Mengantisipasai meluasnya wabah chikungunya, Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung melakukan fogging atau pengasapan di dalam rumah-rumah warga dan lingkungan sekitarnya.

"Hari ini kami melakukan fogging di seluruh rumah warga di Dusun Setono Bendo. Fogging kami pusatkan di lingkungan sekitar, selokan dan tempat tempat yang mungkin di jadikan sarang nyamuk," ujar Siswanto, Kepala Puskesmas Kecamatan Karangrejo.

Selain melakukan fogging, dinas kesehatan juga mengadakan pengobatan masal bagi warga yang terkena wabah chikungunya. "Kami juga menghimbau warga untuk menjaga kebersihan lingkunganya," tandas Siswanto.

(iwd/iwd)
Berita Terkait