Ketersediaan kotoran sapi yang melimpah bagi warga Dusun Mantong Kelurahan Sumbertaman Kota Probolinggo, ini justru berkah tersendiri. Warga yang banyak memelihara sapi akhirnya bisa diolah hingga menghasilkan gas yang cukup besar dan bisa dinikmati beberapa keluarga.
Seperti yang dilakukan pasangan suami istri Hamid dan Sati. Mereka mengolah kotoran sapi menjadi biogas untuk keperluan memasaknya. Mereka pun mempraktekannya dengan mudah.
Kotoran sapi terlebih dulu dikumpulkan dalam satu wadah besar. Selanjutnya kotoran sapi dicampur air lalu dialirkan ke penampuangan besar tertutup sebagai penghasil gas. Semakin besar penampungan, semakin besar pula daya tampung gas dan hasil yang dikeluarkan.
Penampungan dari tabung besar itu juga dilengkapi alat pengukur tekanan gas. Selanjutnya pipa yang berfungsi sebagai penyalur hasil gas, dibuka untuk disalurkan ke rumah-rumah yang siap menggunakannya.
"Nggak kuatir dan bingung lagi kalau elpiji naik. Yang penting bahan baku biogas ini lancar, gas bisa mengalir," kata Hamid dan Sati di rumahnya, Selasa (7/1/2014).
Api yang dihasilkan, kata dia, dari sumber energi terbaru dan tak kalah dengan gas elpiji. "Warnanya biru sama seperti elpiji. Pemakaiannya pun lebih hemat, tidak perlu keluar duit besar," tambah Sati.
(fat/fat)











































