Korban Tewas Usai Pesta Cukrik di Mojokerto Bertambah

Korban Tewas Usai Pesta Cukrik di Mojokerto Bertambah

Enggran Eko Budianto - detikNews
Senin, 06 Jan 2014 06:55 WIB
Korban Tewas Usai Pesta Cukrik di Mojokerto Bertambah
Korban tewas pesta cukrik bertambah/Enggran EB
Mojokerto - Korban tewas akibat menenggak cukrik bertambah menjadi 15 orang. Satu korban tewas menyusul adalah Totok Arianto (35), warga Dusun Jeruk Macan Desa Sawo Kecamatan Jetis, Mojokerto.

Totok tewas setelah dirawat selama 2 hari di RS Hasanah, Kota Mojokerto, Minggu (5/1/2014) malam.

Menurut salah seorang kerabat korban yang tidak mau disebutkan namanya, Korban bersama 4 temannya mengadakan pesta miras di sebuah warung di Desa Japanan, Kecamatan Kemlagi, Mojokerto, Kamis (2/1/2013).

Usai pesta miras itu, Totok yang sebelumnya tidak pernah minum cukrik, mengaku mual-mual, Pusing serta dadanya panas dan sesak nafas hingga tidak sadarkan diri. Namun Totok hanya mendapatkan perawatan seadanya di rumahnya.

Karena kondisinya yang semakin memburuk, keluarga korban membawanya ke RS Hasanah, Jumat (3/1/2014). Setelah selama 2 hari menjalani perawatan di RS Hasanah, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

"Dia (Totok) mengaku sesak nafas dan dadanya panas. Padahal dia sudah diberikan bantuan pernafasan dengan oksigen, namun tetap tak tertolong," jelas salah seorang kerabat korban, Senin (6/1/2014).

Kerabat korban menambahkan, sebelumnya Totok diketahui menggelar pesta miras dengan 4 orang temannya. Yakni Toro, Yadi, Kasminto dan Sudiro. Saat itu, kelimanya meminum miras oplosan yang terdiri dari campuran cukrik, bir dan Green Sand.

Dari 5 orang yang ikut dalam pesta miras itu, Totok dan Sudiro dinyatakan tewas. Sudiro (40) warga Desa Japanan Kecamatan Kemlagi, Mojokerto tewas terlebih dahulu setelah dirawat di RS dr RA Basuni Gedek, Sabtu (4/1/2014).

Kasminto (38) warga Desa Sawo Kecamatan Jetis, Mojokerto masih dirawat di RS Hasanah. Sementara itu, Yadi dan Toro tidak mengalami keluhan apapun. Setelah dinyatakan tewas, keluarga korban langsung membawa jenazah korban ke rumah duka tanpa dilakukan otopsi terlebih dahulu. Rencananya, jenazah korban akan dimakamkan di tempat pemakaman umum tempat tinggal korban, Senin (6/1/2014) pagi.

Diberitakan sebelumnya, 14 orang tewas dan 10 orang lainnya kritis setelah menenggak minuman keras (miras) jenis cukrik (Arak Jawa). Korban tewas dalam waktu yang beruntun setelah mendapatkan pertolongan di 4 rumah sakit berbeda, sejak Sabtu (4/1/2014) kemarin.

(fat/fat)
Berita Terkait