Akibat kecelakaan tersebut, Simar (48), wanita penjual sayur asal Desa Karangjoho, Ponorogo tewas di lokasi kejadian. Bahkan kerasnya benturan, membuat jasad korban terlempar dan terseret arus sungai sejauh 50 meter dari lokasi semula. Korban luka parah di kaki serta remuk di bagian kepala.
Sementara, minibus bernopol B 1104 FFS yang dikemudikan Ajimantoko ringsek dan masuk ke sungai. Sementara 8 penumpangnya termasuk si sopir harus dilarikan ke Puskesmas Sumoroto karena luka-luka.
"Saya dari arah barat beriringan, tiba-tiba seperti ada bayangan hitam yang nyebrang jalan, setir pun saya banting ke kanan untuk menghindar," ucap Ajimantoko, sopir minibus di Puskesmas Sumoroto kepada wartawan.
Sementara Kanit Lakalantas Polres Ponorogo Iptu Miseri mengatakan penyebab laka masih dalam penyelidikan. Namun polisi menduga, sopir minibus mengantuk setelah menempuh perjalanan jauh dari Banyumas menuju Ponorogo untuk mendatangi rumah mempelai pria di Sambit Ponorogo.
"Mungkin sopirnya ngantuk, sehingga hilang kendali dan menabrak motor yang datang dari arah timur," terang Miseri di lokasi kejadian.
"Akibat kecelakaan ini, satu orang meninggal di TKP dan 8 penumpang minibus masih dalam perawatan," pungkas Iptu Miseri.
(fat/fat)











































