Malam Tahun Baru, Harta Benda Warga Blitar Ludes Dilalap Api

Malam Tahun Baru, Harta Benda Warga Blitar Ludes Dilalap Api

Irvan Fauzi - detikNews
Rabu, 01 Jan 2014 16:29 WIB
Malam Tahun Baru, Harta Benda Warga Blitar Ludes Dilalap Api
Foto: Irvan Fauzi
Blitar - Apes yang dialami Zaenal Maksus (46) warga Kelurahan Kembangarum Kecamatan Sutojayan, Blitar. Saat semua orang menyambut pergantian tahun, justru dia dan keluarganya bejibaku memadamkan api.

Pasalnya, setengah bangunan rumah dan garasi beserta isinya ludes dilahap si jago merah. Peristiwa terjadi sekitar pukul 02.00 WIB, Rabu (1/12/2014). Diduga korsleting dari dalam mobil Daihatsu Espass warna silver metalik nopol AG 512 KA.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh istrinya, Suprihatin (45). Saat itu, dia terbangun karena hendak buang air kecil ke kamar mandi. Suprihatin kaget saat melihat ada nyala api dari garasi. Saat didatangi, ternyata api sudah menyala dari dalam kabin mobil.

"Kalau mau ke kamar mandi, pasti melewati garasi. Nah, saya lihat kok seperti ada api, setelah saya lihat ternyata api sudah menyala dari dalam kabin mobil," terangnya kepada wartawan.

Lantaran panik, dia pun memangil suaminya. Seketika Zaenal langsung berupaya mendorong mobil tersebut keluar garasi. Namun, usahanya gagal lantaran rem tangan mobil terpasang.

"Saya sempat mencoba masuk mobil untuk lepas hand rem. Tapi api makin membesar. Akhirnya saya cuma berusaha memadamkan api seadanya," jelas Zaenal.

Saat Zaenal berusaha memadamkan api, Suprihatin yang panik berusaha lari keluar rumah sambil berteriak-teriak meminta tolong. Namun, tetangganya tak ada yang mendengar. Beruntung, saat bersamaan, melintas dua anggota polisi dari Polsek Lodoyo Timur (Lotim), yakni Aiptu Agung Nugroho dan Brigadir Erwinda yang sedang berpatroli.

"Kami baru saja berpatroli dari daerah Kali Gelondong dan tujuan berikutnya ke Bendungan Jegu. Tapi saat melintas di sekitar TKP, korban menyegat kami sambil meminta tolong," kata Brigadir Erwinda.

Setelah mengetahui ada kebakaran, kedua polisi itu langsung membantu korban memadamkan api dengan peralatan seadanya, setelah sebelumnya meminta pertolongan ke Mapolsek Lotim.

"Setelah melapor, kami berusaha memadamkan api yang mulai membesar dengan peralatan seadanya, dengan dibantu warga sekitar yang mulai terbangun setelah mendengar teriakan korban," akunya.

Sekitar pukul 02.30 WIB, dua unit mobil kebakaran milik Pemkab Blitar datang membantu memadamkan api. Butuh waktu hampir 1 jam mengendalikan si jago merah. Api pun padam sekitar pukul 03.30 WIB.

Berbagai harta benda korban selain satu unit mobil yang terbakar, tak sempat diselamatkan. Seperti, dua unit sepeda motor, satu unit kompresor, serta satu unit traktor tangan. Diperkirakan kerugian mencapai Rp 150 juta.

"Dari hasil pemeriksaan awal, penyebab kebakaran diketahui berasal dari korsleting arus pendek dari mobil tersebut," tandas Kapolsek Lotim AKP Sudi Atmaji dikonfirmasi.

(fat/fat)
Berita Terkait