Pengamen di Surabaya 'Digaji' Rp 2,5 Juta

Pengamen di Surabaya 'Digaji' Rp 2,5 Juta

Norma Anggara - detikNews
Jumat, 27 Des 2013 18:57 WIB
Surabaya - Pemandangan di Kota Surabaya tergolong hampir bebas dari pengamen, pengemis dan gelandangan. Pantas saja, gelandangan dan pengemis dididik di liponsos, sedangkan pengamen dikoordinasi dan dibayar oleh Pemkot Surabaya.

Ya, sekitar 200 grup pengamen di Surabaya telah dikoordinasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya. Mereka digilir bertugas menghibur pengunjung taman dan di setiap acara tamu-tamu nasional dan internasional.

"Ada sekitar 200 grup pengamen yang dikoordinasi, mereka digilir, ada yang bertugas di taman atau menghibur di acara-acara pemkot," kata Risma di rumah dinas Walikota Surabaya, Jumat (27/12/2013).

Risma menuturkan, setiap grup yang ditugasi menghibur pengunjung taman maupun acara-acara pemkot, dibayar mulai dari Rp 2,5 juta hingga Rp 3 juta.

"Kami bayar, sekali main (pentas) Rp 2,5 juta sampai 3 juta," tambah Risma.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya Wiwik Widayati membenarkan hal tersebut. Bahkan, tahun 2014 nanti pihaknya akan menyalurkan anggaran Rp 2 M untuk pembinaan kesenian.

"Anggarannya Rp 2 M lebih untuk pembinaan kesenian, termasuk di dalamnya untuk para pengamen ini," ujar Wiwik.

(nrm/bdh)
Berita Terkait