Gembong Curanmor Karesidenan Kediri Dihadiahi Timah Panas

Gembong Curanmor Karesidenan Kediri Dihadiahi Timah Panas

Andhika Dwi - detikNews
Sabtu, 21 Des 2013 07:12 WIB
Gembong Curanmor Karesidenan Kediri Dihadiahi Timah Panas
Foto: Andhika Dwi
Kediri - Maraknya pencurian kendaraan bermotor di wilayah Kediri membuat anggota Buru Sergap Polres Kediri geram. Hasilnya, seorang gembong pencurian sepeda motor (Curanmor) asal Kabupaten Tulungagung dibekuk dengan dihadiahi timah panas.

Pelaku merupakan residivis kambuhan yang sudah 5 kali keluar-masuk lembaga permasyarakatan (lapas) di Eks Karesidenan Kediri berhasil ditangkap dan dilumpuhkan dengan ditembak kaki kirinya karena melawan saat ditangkap, Jumat (20/12/2013) malam. Pelaku bernama Khanafi (35) asal Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung.

Menurut Kasat Reskrim Polres Kediri, AKP Edi Herwiyanto, pelaku sempat dibuntuti selama tiga hari. Pelaku baru saja melakukan aksinya dengan mencuri sepeda motor Yamaha Vega AG 2891 BD di Eks Lokalisasi Waru Kecamatan Kandat Kabupaten Kediri, 17 Desember 2013 lalu

"Anggota saya melakukan tindakan pengamatan dengan cara dibuntuti sejak dari Tulungagung melalui signal HP milik korban yang tertinggal di bawah jog sepeda motor hasil curian," ucap AKP Edi Herwiyanto kepada wartawan saat berada di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kediri, Sabtu (21/12/2013).

Awalnya pelaku hendak ditangkap di kawasan Kecamatan Kandat Kabupaten Kediri. Namun karena pelaku melawan, akhirnya petugas melepaskan tembakan ke arah kaki kiri. "Pelaku sengaja melawan saat anggota berusaha membekuknya" imbuh Edy.

Karena pelaku terluka, akhirnya anggota membawa pelaku ke RS Bhayangkara Kota Kediri. Saat ini, pelaku tengah menjalani operasi pengangkatan proyektil peluru yang bersarang di kakinya.

Pelaku merupakan gembong curanmor yang cukup ditakuti, karena sudah lima kali keluar masuk Lapas dengan kasus yang sama. Bahkan pelaku ditengarai merupakan bagian dari jaringan Curanmor Polda Jatim, sehingga anggota Buser Polres Kediri terus melakukan pengembangan kasusnya.

(fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini