Kuat dugaan bocah kelas 4 SD itu tenggelam, hingga kehilangan nyawa saat berenang. Jasad korban sudah dievakuasi dan dibawa ke rumah duka di Desa Sengguruh, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.
Menurut keterangan yang dihimpun detikcom, menyebutkan, pagi tadi korban bersama Bima Putra Prayoga (11), kakak keponakan berangkat menuju kolam renang Zipur dengan menaiki sepeda angin.
Setibanya di lokasi, siswa SD Negeri Panggungrejo, Kepanjen, ini langsung menyeburkan diri ke kolam anak-anak. Tapi dua jam kemudian, korban berpindah ke kolam untuk orang dewasa.
"Di situlah korban tenggelam. Saudaranya yang tahu langsung teriak dan meminta tolong dan kemudian ditolong petugas," cerita Lurah Kepanjen Heri Purnomo kepada wartawan, Minggu siang.
Heri melanjutkan, korban berhasil dievakuasi langsung dilarikan ke RSUD Panggurejo, Kepanjen. Namun, nyawanya tak tertolong. "Korban meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit," jelas Heri.
Ia menambahkan, ada kolam renang di lokasi kejadian. Satu kolam untuk anak-anak dan dewasa. Diduga minimnya pengawasan, menyebabkan korban tenggelam di kolam renang khusus orang dewasa.
"Ya namanya dengan keponakannya, jadi tidak ada yang mengawasi," imbuhnya.
(fat/fat)











































