Terima Order Memanen Mangga, Tukang Becak Tewas Terjatuh

Terima Order Memanen Mangga, Tukang Becak Tewas Terjatuh

Ghazali Dasuqi - detikNews
Minggu, 15 Des 2013 11:00 WIB
Situbondo - Maunya mencari tambahan upah, malah ketiban petaka dan tewas. Nasib itu dialami seorang tukang becak di Situbondo, Minggu (15/12/2013). Munakib (37), warga Dusun Lugundang Desa Talkandang Kecamatan Situbondo, tewas terjatuh dari pohon mangga ketinggian 7 meter.

Munakib memanjat pohon mangga lantaran menerima order dari pemiliknya, Sugoro, untuk memanen buahnya. Selain luka berat di kepala, bagian telapak jari kaki korban juga ada bekas luka bakar.

Diduga korban terjatuh sesaat setelah pipa besi yang digunakan untuk memanen buah mangga tersentuh arus listrik yang melintang di depan rumah Sugoro, di Jalan Anggrek Kelurahan Patokan. Korban sempat dilarikan ke RSU dr Abdoer Rahem Situbondo namun nyawanya tak tertolong.

"Mungkin kena setrum kabel TM itu, lalu jatuh. Coba lihat itu gala pipa besinya sampai bengkok dan masih ada di atas pohon mangganya," kata Misrawi, ipar korban di lokasi kejadian.

Tewasnya Munakib membuat suasana RSU Situbondo sempat diwarnai histeris. Banyak kerabat dan keluarga korban menjerit dan menangis begitu tahu Munakib tewas. Bahkan, anak gadis korban langsung jatuh pingsan di halaman parkir RSU Situbondo.

"Bapak tadi berangkat kerja, kok sekarang sudah meninggal. Aduh, jhek dinaagi engkok, pak (aduh, jangan tinggalkan saya, pak, red)," teriak Sisil, anak korban sebelum pingsan.

Keterangan yang dihimpun detikcom menyebutkan, Munakib menerima order memanen mangga itu saat sedang menjalankan aktivitasnya sebagai abang becak. Demi upah tambahan, korban pun menyanggupi order tersebut.

"Dugaannya korban memang tersengat listrik hingga terjatuh. Tapi kepastiannya masih kami selidiki. Sekarang anggota sudah di lapangan untuk menyelidiki," tandas AKP H Sunarto, Kasatreskrim Polres Situbondo.

(fat/fat)
Berita Terkait