"Korban meninggal saat dibawa ke Rumah Sakit Asembagus. Mungkin kehabisan darah," kata Kasubbag Humas Polres Situbondo AKP Wahyudi, Sabtu (14/12/2013).
Dari informasi yang dihimpun detikcom, insiden yang menimpa Supriyanto terjadi Sabtu (14/12/2013) siang. Saat itu Supriyanto bermaksud mencari pakan ternak yakni daun gamelina.
Sambil membawa sabit yang diikat karet di ujung bambu sepanjang 3 meter, tanpa ragu Supriyanto memanjat pohon gamelina tak jauh dari rumahnya.
Saat asyik memotong ranting pohon gamelina menggunakan celurit di ujung bambu itulah, ikatan sabit itu tiba-tiba terlepas. Senjata tajam khas Madura itu terjatuh dan mengenai leher kiri dan paha Supriyanto.
Seketika itu Supriyanto langsung terjatuh dan ambruk bersimbah darah. Melihat itu, warga berusaha menyelematkan nyawa Supriyanto dengan melarikannya ke Rumah Sakit Asembagus. Namun upaya itu sia-sia karena korban akhirnya tewas di perjalanan karena kehabisan darah.
(iwd/iwd)











































