"Penurunan jumlah DPT ini setelah kita lakukan validasi selama sebulan mulai 4 November dan berakhir 2 Desember 2013," kata Agus Mahfudz Fauzi kepada detikcom, Rabu (4/12/2013).
Komisioner KPU Jatim divisi teknis dan data ini mengungkapkan, hasil validasi yang menyebabkan penurunan jumlah DPT Pemilu 2014 ada beberapa faktor diantaranya beberapa orang tidak terdaftar dalam Nomor Induk Kependudukan (NIK).
"Dalam validasi kita temukan sebagian sudah meninggal dunia, sebagian menjadi TNI/Polri serta sebagian hilang ingatan," ungkapnya.
Agus menambahkan jumlah DPT yang menyusut tersebut masih ada kemungkinan berubah karena masih belum disetujui parpol peserta pemilu.
"Harapan kita jumlah tersebut sudah fix serta berharap perwakilan parpol menyetujui," imbuh Agus.
Selain jumlah DPT yang menyusut, Tempat Pemungutan Suara (TPS) juga berkurang 17 dari jumlah TPS sebelumnya 86.392 menjadi 86.385
(ze/bdh)










































