"Masing-masing ditengarai mengalami gegar otak," kata Kanitlaka Polsek Beji, Iptu Supanji di lokasi, Selasa (3/12/2013).
Kecelakaan ini terjadi saat Abdur Rohim membonceng Abdur Rohman mengendarai Honda Beat melaju dari arah Bangil ke Pandaan. Diduga melaju dengan kecepatan tinggi motor yang dikendarai tabrakan dengan Yamaha Vega yang dikendarai Kirom dan Sariyem dari arah berlawanan.
"Tabrakan terjadi setelah pengendara Beat gagal menyalib bus di depannya," tambah Supandji.
Akibat tabrakan itu, dua pengendara Beat yang juga saudara kembar warga Desa Bulukandang, Kecamatan Prigen yang juga santri Ponpes Al-Kautsar Pandaan meninggal di tempat kejadian perkara (TKP). Keduanya kemudian dilarikan ke RS Pusdik Brimob Watukosek, Gempol.
Sementara Yamaha Vega, Kirom (40) warga Desa Pelintahan Kecamatan Pandaan, menghembuskan nafas terakhir di RSUD Bangil. Sedangkan Sariyem (50) penumpang Yamaha Vegaselamat dari kecelakaan maut tersebut.
Polisi yang sudah melakukan olah TKP belum dapat menetapkan siapa yang bersalah dapat peristiwa kecelakaan maut tersebut. "Masih kita selidiki," pungkas Supandji.
(fat/fat)










































