Air Terjun Serahkencong Tawarkan Petualangan Alam Nan Ekstrim

Air Terjun Serahkencong Tawarkan Petualangan Alam Nan Ekstrim

Irvan Fauzi - detikNews
Minggu, 01 Des 2013 09:03 WIB
Air Terjun Serahkencong Tawarkan Petualangan Alam Nan Ekstrim
Air Terjun Serahkencong Blitar/Irvan Fauzi
Blitar - Jika Anda suka berpetualang di alam, mungkin Anda bisa menjajal salah satu petualangan alam yang ada di Blitar. Namanya air terjun Serahkencong di Desa Ngadirenggo Kecamatan Wlingi.

Terletak di timur laut Kota Blitar, air terjun ini menawarkan petualangan alam yang tak akan pernah Anda lupakan. Jarak tempuh yang hanya sekitar 45 Km, harus ditempuh perjalan sekitar 1,5 hingga 2 jam.

Untuk melakukan perjalanan kesana, harus menggunakan sepeda motor trail atau kendaraan sejenis yang kuat untuk menerjang medan esktrim. Betapa tidak, sejauh 6 Km sebelum mencapai air terjun akses jalan masih sangat sulit. Jalan makadam dengan kerikil tajamnya, siap menghadang laju kendaraan.

Jika tidak kuat, ban kendaraan kita bisa bocor. Apalagi, kontur jalan yang sangat menanjak dan berkelok-kelok, membutuhkan ketangguhan kendaraan. Selain itu, kita masih disuguhi jalan tanah liat yang sangat licin saat hujan. Becek dan lengket.

Maklum, akses jalan tersebut masih jauh dari kata layak. Jauhnya dari pemukiman warga, mungkin menjadi salah satu alasan kenapa jalan di sini tidak diaspal. Anda pun harus berjalan kaki sejauh 1 Km, dengan medan yang cukup menanjak dan di kanan kiri masih lebat dengan tumbuhan liar khas hutan.

Terkadang harus membabat semak belukar yang menghadang jalan. Yang paling ekstrim, harus bergelantungan pada akar pohon, sepanjang 7 meter akibat jalan yang terputus karena longsor.

Di sinilah sensasi paling menegangkan! Jika tidak berhati-hati, kita akan terjatuh di kedalaman 15 meter. Untuk melewatinya, kita harus bergantian satu per satu karena kekuatan akar yang terbatas. Adrenalin Anda akan terpacu kencang. Bagi yang kurang berani, bisa berjalan menuruni jalan sisa-sisa longsoran. Namun, kita harus berjalan ekstra jauh.

Sesampai di air terjun, semua jerih payah selama di perjalanan akan terbayar lunas begitu melihat pemandangan yang sangat indah. Udara yang segar serta gemericik air, membuat rasa capek langsung hilang.

Berhulu di mata air Gunung Kelud, air terjun Serahkencong menawarkan panorama yang mengagumkan. Bukit dengan pohon-pohon besar menghiasi sekitar air terjun. Yang pasti, kesegaran udara membuat Anda akan merasakan sensasi kesegaran alami khas pegunungan. Kepenatan rutinitas sehari-hari, akan lenyap saat Anda menapakkan kaki di sini. Jangan lupa, Anda juga bisa merasakan sensasi mandi dengan air yang sangat bersih dan segar.

"Saya sangat puas berada di sini. Meski perjalanan sangat sulit, namun semuanya terbayar oleh panorama alam yang sangat mengagumkan. Airnya sangat segar. Benar-benar masih perawan" ujar Arif Juli Prabowo, salah seorang wisatawan domestik.

Bagi Anda yang suka berfoto, dijamin panorama alam di Serahkencong akan memuaskan mata Anda.

Air terjun Serahkencong memiliki ketinggian sekitar 30 meter. Pengembangan obyek wisata ini masih terus diupayakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Blitar.

"Tentunya yang pertama kami akan melakukan kerjasama dengan Dinas Pekerjaan Umum untuk memperlancar akses jalan," kata Kasi Pengembangan Obyek Wisata Kabupaten Blitar Yudhi Handoko, kepada detikcom, Minggu (1/12/2013).

Yudhi menyatakan jika saat ini Dinas Pariwisata masih melakukan kajian bekerjasama dengan Universitas Udayana Bali. Tujuannya, untuk membuat cetak biru pengembangan wisata air terjun Serahkencong.

"Jika kita ingin berguru kepariwisataan, maka yang terbukti jelas keberhasilannya adalah Bali. Oleh karenanya, kami akan terus bersinergi dengan Universitas Udanaya Bali hingga tujuan pengembangan ini tercapai" tutup Yudhi.

Jika Anda penasaran dan ingin menikmati tantangan ekstrim, silahkan berpetualang di air terjun Serahkencong. Jangan khawatir, Anda bisa meminta bantuan penduduk setempat untuk mengantar sampai ke air terjun. Tentunya dengan memberikan uang saku sepantasnya.

(fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini