Satu tersangka yakni Aldino Vieira (25) adalah otak dari pembunuhan tersebut. Sementara dua rekannya adalah Alberto al. Bento (21), Mateus Rangel (26).
"Ditangkap saat mereka ke rumah keluarganya. Kemudian kami berhasil membawanya ke Surabaya," ungkap Kasubbagg Humas Polrestabes Surabaya Kompol Suparti, Rabu (27/11/2013).
Suparti mengatakan, Aldino adalah otak pembunuhan. Sementara dua rekannya bertugas mengeroyok dan menganiaya. Pihak Polrestabes Surabaya masih terus melakukan pengejaran terhadap satu tersangka lain.
"Masih didalami atas dugaan tersebut. Tinggal satu tersangka lagi yang belum tertangkap. Ini masih DPO," tandas Suparti.
Sebelumnya, pada Selasa (8/10/2013) lalu terjadi aksi penganiayaan terhadap mahasiswa asal Timor Leste, Ismenio Boy Alegri Gonzaga Amonalda Silva (24) dan Ubaldo Dos Anjos Guterres (22) di Klampis Semalng II Sukolilo. Mereka dikeroyok menggunakan senjata tajam hingga keduanya meninggal dunia akibat luka bacok yang dialaminya.
(iwd/iwd)











































