Aksi solidaritas kepada dokter Ayu hanya sebatas doa bersama dan penggunaan pita hitam. "Nggak ada mogok, hanya doa bersama untuk kesembuhan pasien dan kelancaran proses pengobatan," kata drg Febria, Rabu (27/11/2013).
Doa bersama yang dilakukan para dokter, lanjut dia, itupun tidak memakan waktu lama. "Cuma sebentar 30-45 menit. Setelah itu kami jamin, tidak ada pasien yang tidak mendapat pelayanan," ujar dia.
Selain doa bersama, para dokter juga memasang pita hitam di lengan kanan. "Sebagai tanda berkabung dan solidaritas," pungkas dia.
Hal ini terlihat di beberapa RS seperti RS Soewandi dan RSU Bhakti Dharma Husada (BDH) Surabaya. Para dokter ini tetap melayani pasien.
(nrm/fat)











































