Ini Dia Motif Bunuh Diri Polisi di Nganjuk

Ini Dia Motif Bunuh Diri Polisi di Nganjuk

Zaenal Effendi - detikNews
Selasa, 26 Nov 2013 19:09 WIB
Ini Dia Motif Bunuh Diri Polisi di Nganjuk
Briptu Bambang Setiawan
Surabaya - Motif bunuh diri anggota Sabhara Polres Nganjuk Briptu Bambang Setiawan diduga kuat malu mencuri uang milik tetangganya. Polda Jatim juga memeriksa istri korban jika motif lain karena mengeluh kenaikan pangkatnya tertunda.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Awi Setyono pun membenarkan penemuan motif tersebut. Apalagi korban kenaikan pangkatnya tertunda dua periode karena pernah terlibat kasus judi.

"Awalnya tetangga korban melaporkan kehilangan dompet hari Kamis ke polsek setempat. Kemudian korban mengembalikan dompet tersebut hari minggu. Karena sudah dikembalikan, si tetangga korban mencabut laporan kehilangan," kata Awi, Selasa (26/11/2013).

Yang paling disesalkan dari hasil pemeriksaan teman korban, ungkap Awi, ternyata korban mengambil uang milik tetangganya melalui ATM. "Korban mengambil uang tetangganya melalui ATM dan nomor pin ada di dalam dompet tersebut," imbuhnya.

Kedua, lanjut Awi, didapat keterangan dari istri Briptu Bambang Setiawan yang mengaku dirinya pernah perang mulut dengan korban karena terlibat kasus judi dan mendapat hukuman penundaan kenaikan pangkat.

"Korban juga mengeluh nasibnya yang tidak bisa berhasil dan sukses seperti saudaranya," kata Awi.

Dengan adanya keterangan dari para saksi, Awi memastikan Briptu Bambang Setiawan murni bunuh diri. Pihaknya akan terus mendalami kasus tersebut dengan melakukan pemeriksaan teman dan keluarga korban.

"Selain dari hasil pemeriksaan dan olah TKP, saat ini korban hampir dipastikan bunuh diri," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Briptu Bambang Setiawan mengakhiri hidupnya dengan menembakkan senjata senpi laras panjang jenis V2 ke bagian dadanya hingga tembus ke punggung, Minggu (24/11/2013) sekitar pukul 16.00 wib, di pos penjagaan Polres Nganjuk. Aksi bunuh diri itu dilakukan, ketika situasi di penjagaan sepi, karena rekan korban izin menunaikan salat ashar.

(ze/fat)
Berita Terkait