Tangis Haru Istri Iringi Pemakaman Jenazah Briptu Bambang

Polisi Polres Nganjuk Bunuh Diri

Tangis Haru Istri Iringi Pemakaman Jenazah Briptu Bambang

Agung Wibowo - detikNews
Senin, 25 Nov 2013 11:00 WIB
Tangis Haru Istri Iringi Pemakaman Jenazah Briptu Bambang
Briptu Bambang dimakamkan di TPU desa setempat/Agung Wibowo
Nganjuk - Briptu Bambang Setiawan, anggota Satuan Sabhara Polres Nganjuk yang tewas bunuh diri dengan senjata api (senpi) laras panjang V2 dimakamkan di TPU Desa Bulakrejo, Tanjung Anom, Nganjuk.

Istri korban terlihat shock dan terus menangis mengiringi kepergian suaminya yang mengakhiri hidupnya dengan menembak dadanya, saat bertugas di pos penjagaan Polres Nganjuk.

"Keluarga tidak menyangka korban nekat bunuh diri," ujar Mardianto, paman korban kepada wartawan usai pemakaman Briptu Bambang Setiawan, Senin (25/11/2013).

Ia menerangkan, korban dikenal sopan, baik dan ramah dengan warga sekitar. Almarhum yang meninggalkan seorang istri dan dua anaknya yang masih berusia 12 dan 10 tahun itu, juga tidak memiliki masalah dengan siapa pun.

"Kami mohon polisi untuk menyelidikinya," terangnya.

Pemakaman Briptu Bambang Setiawan ini dipimpin langsung Wakapolres Nganjuk Kompol Aditya Puji Kurniawan, sekitar pukul 09.00 wib. Saat menjadi inspektur upacara pemakaman, mantan Kapolsek Tenggilis Surabaya ini membeberkan riwayat korban yang berdinas di Polres Nganjuk selama 4 tahun dan sebelumnya berdinas di Polres Tulungagung.

Pemakaman korban yang dihadiri rekannya di kepolisian, juga puluhan warga Desa Bulakrejo. Pemakaman Briptu Bambang juga diwarnai dengan tembakan salvo. Saat peti jenazah korban dimasukkan ke dalam liang lahat, Susi Handayani terus menangisi kepergianya suaminya. Keluarga yang ada di dekatnya terus menenangkan Susi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Briptu Bambang Setiawan mengakhiri hidupnya dengan menembakkan senjata senpi laras panjang jenis V2 ke bagian dadanya hingga tembus ke punggung, Minggu (24/11/2013) sekitar pukul 16.00 wib, di pos penjagaan Polres Nganjuk. Aksi bunuh diri itu dilakukan, ketika situasi di penjagaan sepi, karena rekan korban izin menunaikan salat ashar.

(roi/fat)
Berita Terkait