Untuk menyelamatkan nyawanya Sahari sempat dilarikan ke puskesmas terdekat. Namun karena kondisinya yang parah korban langsung dirujuk ke RSU dr Abdoerrahem Situbondo.
"Waktu kejadian tidak ada yang tahu. Dia hanya berteriak minta tolong. Saya dengar teriakan itu dan mengecek. Sahari sudah tergeletak di tanah, ususnya keluar," tandas Sula (45), Minggu (24/11/2013).
Rekan kerja korban itu tahu Sahari kena seruduk sapi, karena saat bersamaan ada seekor sapi lokal yang dijaganya kabur dan mengamuk. Sapi jantan warna hitam itu baru takluk setelah dipentungi rekan-rekan korban, beberapa saat kemudian.
"Dia (Sahari, red) baru memasukkan sapi itu ke dalam kandang. Tidak tahunya lupa menutup pintunya. Sapi keluar lagi dan mengamuk," imbuhnya.
Keterangan yang dihimpun detikcom menyebutkan, peristiwa memilukan terjadi saat Sahari yang berprofesi penjaga ternak di sebuah peternakan sapi di Kecamatan Banyuputih itu mendapat giliran jaga, Sabtu (23/11/2013) malam.
Saat menjalankan tugasnya korban sudah sempat memberi pakan dan memasukkan sejumlah sapi ke dalam kandang. Tak dinyana, seekor sapi terlepas kkeluar kandang dan mengamuk hingga menyeruduk korban.
"Ini kedua kalinya korban kena seruduk. Tahun lalu juga begitu, perutnya luka tapi tidak separah yang sekarang," tukas Sutik, seorang warga setempat.
Kapolsek Banyuputih Iptu Aryo Pandanaran mengaku sudah mendengar peristiwan tersebut. Namun hingga kini belum ada laporan yang diterima oleh pihak kepolisian setempat. Meski begitu, pihak kepolisian sektor Banyuputih akan tetap melakukan penyelidikan.
"Hari ini saya akan menurunkan sejumlah anggota untuk mengecek kejadian tersebut," kata Iptu Aryo Pandanaran kepada detikcom.
(bdh/bdh)











































