Dalam kecelakaan tunggal tersebut, kernet truk tronton Ahmad Subekan (21), asal Kendal, Jawa Tengah, tewas tergencet bodi kendaraan yang ringsek. Sedangkan sopir, Salmet Hartono (50), asal Semarang, Jawa Tengah, mengalami luka-luka.
"Pengemudi truk diduga ngantuk, sehingga kendaraannya oleng ke kiri keluar dari jalan raya dan menabrak pohon," ujar Kanit Laka Satlantas Polres Tuban Iptu Frihamdeni, kepada wartawan di lokasi kejadian.
Perwira yang akrab disapa Deni itu menjelaskan, kecelakaan tunggal itu bermula saat tronton melaju kencang dari arah Tuban menuju Semarang. Sesampainya di kilometer 33 Jalur Pantura, kendaraan tiba-tiba mengalami oleng ke kiri hingga keluar badan jalan.
Laju truk tronton tersebut baru terhenti setelah menabrak pohon besar yang ada di tepi jalan. "Truk menabrak pohon hingga akhirnya terguling," imbuhnya.
Kerasnya benturan membuat bodi kendaraan ringsek. Kedua korban tergencet di dalam kabin. Beruntung warga sekitar yang melihat peristiwa tiu segera menolong korban keluar dari kendaraan.
"Satu korban meninggal dunia di lokasi akibat terjepit. Dan sekarang sudah dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Tuban untuk menunggu dijemput pihak keluarga," terangnya.
"Kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Sopir truk sudah kita amankan di Mapolres guna kita mintai keterangan," pungkasnya.
(bdh/bdh)










































