"Ide ini sebenernya sudah tercetus sejak delapan tahun lalu, baru terlaksana sekarang," kata Sawung Jabo saat jumpa pers dengan wartawan, Kamis (14/11/2013).
Menurut Jabo, selain mengenang almarhum Gombloh, tujuan konser adalah juga ingin mengenalkan sosok penyanyi nyentrik itu kepada generasi muda. Di mata Jabo, Gombloh merupakan musisi yang konsisten pada jalurnya yang dialiri nasionalisme yang tinggi.
Bahkan disebut+sebut, dua tembang milik Gombloh yakni Kebyar-Kebyar dan Berita Cuaca sudah masuk dalam jajaran lagu-lagu dunia.
"Gombloh itu bukan milik Jatim saja, milik Indonesia, tapi juga milik dunia," imbuh Jabo.
Musisi yang akan memeriahkan konser Tribute to Gombloh sendiri datang dari berbagai daerah di Indonesia, yakni dari Bali, Ayu Laksmi, Roy Jeconiah, Power Metal, Opie Andaresta dan masih banyak lagi.
"Setiap pengisi acara akan membawakan dua lagu. Satu lagu wajib dari Gombloh," terangnya.
Rencananya sendiri, konser ini akan diadakan pada 27 November mendatang di lapangan parkir timur Delta Plaza.
Gombloh lahir di Jombang, Jawa Timur pada 14 Juli 1948 dengan nama Soedjarwoto Soemarsono. Pria yang berpostur kerempeng dengan ciri khas topi dan kacamata hitamnya itu meninggal di Surabaya pada 9 Januari dalam usia 39 tahun karena sakit paru-paru.
(bdh/bdh)










































