Saat ini, Pasar Pabean diakui memiliki saluran sanitasi yang buruk dan posisi ketinggian lantai yang jauh lebih rendah dari pada badan jalan. Dua hal itulah yang akan menjadi fokus revitalisasi.
"Sistem sanitasinya buruk, saluran pembuangannya belum bagus. Inilah kenapa selama ini Pasar Pabean masih sering digenangi air walau tidak diguyur hujan," kata Kepala Bappeko Surabaya, Agus Imam Sonhaji saat berbincang dengan detikcom, Kamis (14/11/2013).
Terlebih, Pasar Pabean selama ini dikenal sebagai pusat pasar ikan di Surabaya. Hal ini pula yang menimbulkan banyak limbah air.
Limbah air belum disalurkan ke pembuangan yang tepat. Kebanyakan pedagang justru membuang limbah air ke selokan yang mampet dan di badan jalan.
"Kita butuh revitalisasi sistem sanitasi," ujar Sonhaji.
Sementara itu, Kepala PD Pasar Karyanto Wibowo menjelaskan, pihaknya juga berencana akan melakukan revitalisasi lantai. Kondisinya saat ini, ketinggian lantai berada lebih rendah 30-40 cm dari ketinggian badan jalan.
"Revitalisasi lantai, karena kalau atap itu merubah bentuk," ungkap Karyanto.
Ada beberapa bagian pasar yang dulu masih beralaskan tanah, sekarang untuk sementara sudah dibangun paving. "Supaya nggak becek terus," kata dia lagi.
Karyanto menjelaskan, rencana revitalisasi bisa untuk meninggikan lantai atau dengan memperdalam saluran sanitasi.
"Atau nanti kita audit saluran sanitasi, jadi nanti pembuangan limbah bisa ke Kalimas belakang," pungkas dia.
(/)










































