"Dugaan sementara memang korsleting arus listrik di panel tiang listrik. Tapi kepastiannya nanti yang akan mencari petugas kepolisian," kata Kepala Dinas Kebakaran Kota Surabaya Chandra Oratmangun kepada detikcom, Kamis (14/11/2013).
Api pertama kali diketahui berasal dari panel tiang listrik yang sempat meletup. Tak lama api menyambar atap bangunan seluas 30 x 40 meter tersebut.
"Awalnya saya tidak tahu, tapi tiba-tiba api muncul dari atap dan menyambar ke bawah. Dibantu warga, kami mencoba memadamkannya, tapi api semakin besar," ujar petugas keamanan setempat, Agus Rohmadi (36).
Agus kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tak lama, 10 mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Api sendiri berhasil dipadamkan dua jam setelahnya.
Akibat peristiwa tersebut, total kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Selain itu, satu unit mobil Toyota Avanza dan puluhan motor hangus dilalap si jago merah.
Chandra yang didampingi Kasi Pengendalian dan Pencegahan Kepala Dinas Kebakaran Kota Surabaya Ari Bekti Iswantono mengaku bersyukur api tidak sampai merembet ke bangunan lain yang berada tepat di samping kanan, kiri, dan belakangnya.
"Di belakang bangunan terbakar merupakan bengkel yang di dalamnya terdapat lebih dari 20 unit mobil sedang dalam perbaikan," kata pejabat perempuan tersebut.
Sementara itu, aparat Polsek Gubeng dibantu Tim Identifikasi Satreskrim Polrestabes Surabaya akan segera menyelidiki dan mencari penyebab peristiwa, serta melakukan olah tempat kejadian perkara.
"Penyebab kebakaran masih diselidiki," tandas Kapolsek Gubeng, I Gede Made Wasa.
(iwd/iwd)











































