UMK Surabaya Lebih Kecil Dibanding Kota Lain, Soekarwo Pusing

UMK Surabaya Lebih Kecil Dibanding Kota Lain, Soekarwo Pusing

Rois Jajeli - detikNews
Rabu, 13 Nov 2013 12:21 WIB
UMK Surabaya Lebih Kecil Dibanding Kota Lain, Soekarwo Pusing
Surabaya - Usulan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) dari Kabupaten Gresik dan Kabupaten Pasuruan lebih besar dibanding dengan Kota Surabaya. Kondisi tersebut membuat Gubernur Jawa Timur Soekarwo menjadi pusing memikirkannya.

"Ya ini, saya lagi pusing. Bagaimana kemudian Dewan Pengupahan ini yang Gresik dan Pasuruan lebih tinggi dari Surabaya," kata Soekarwo kepada wartawan usai menghadiri acara Resepsi peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 49 di halaman Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Jalan A Yani, Surabaya, Rabu (13/11/2013).

Informasi yang dihimpun, usulan UMK 2014 untuk Kabupaten Gresik Rp 2,37 juta dan Kabupaten Pasuruan Rp 2,31 juta. Sedangkan usulan UMK Kota Surabaya sebesar Rp 2,20 juta.

Gubernur Jatim yang biasa disapa Pakde Karwo ini meniliai, seharusnya survei dilakukan oleh BPS (Badan Pusat Statistik) agar tidak selalu terjadi perbedaan.

Kita sepakat yang survei itu BPS karena yang punya ilmu. Jadi bukan survei sendiri-sendiri," tuturnya.

Katanya, hasil survei dari BPS juga harus ditaati oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo). "Apindo harus tunduk survei dari ahlinya (BPS), tentang belanja cost productionya berapa," terangnya.

Mantan Sekdaprov Jatim ini menegaskan, pengusaha jangan hanya berteriak pungutan liar (pungli) yang menjadi salah satu faktor penyebab mahalnya ongkos produksi.

"Jangan berteriak-teriak pungli. Punglinya berapa laporkan akan saya tangkap. Tapi sampai sekarang nggak ada yang lapor," ujarnya.

Soekarwo juga mengancam tidak akan menerima usulan UMK yang hanya ditandatangani antara buruh dengan kepala daerah setempat. "Kalau tanda tangannya hanya pemerintah sama buruh, saya nggak mau. Silahkan selesaikan dulu, kalau nggak mau ya saya tinggal," tandasnya.

(roi/fat)
Berita Terkait