Mahasiswi asal Kecamatan Kapongan, itu tak pulang lagi ke rumahnya setelah pamit masuk kerja di sebuah toko di Situbondo. Kuat dugaan, Riski yang nyambi bekerja sebagai karyawati toko tekstil itu dibawa kabur seorang cewek yang baru dikenalnya melalui jejaring sosial facebook. Sontak saja, hilangnya Riski membuat keluarganya resah karena khawatir korban kejahatan.
"Adik saya pamit pergi kerja hari Jumat (8/11/2013) lalu, tapi setelah itu adik saya tidak pulang. Sorenya malah SMS sepeda motornya suruh ambil di rumah temannya dan minta jangan dicari. Padahal di rumah tidak ada masalah. Esoknya saya ngecek ke tempat kerjanya, ternyata adik saya sudah mengundurkan diri dari tempat kerjanya," kata kakak korban, Kristin Ade Setia Ningrum, di Mapolres Situbondo, Selasa (12/11/2013).
Keterangan yang dihimpun detikcom menyebutkan, kecurigaan Riski dibawa kabur teman facebooknya setelah keluarganya mengecek ke teman-teman korban. Disebut-sebut, sejak satu bulan terakhir Riski cukup dekat dengan seorang cewek yang dikenalnya lewat facebook.
Cewek misterius itu konon berasal dari Solo. Sebulan terakhir cewek tak dikenal itu tinggal di Situbondo dengan pekerjaan yang tidak jelas. Malahan dia cenderung nebeng hidup terhadap Riski.
"Ngekosnya di Jalan Diponegoro, belakang BCA Situbondo. Saya sudah datangi ke tempat kosnya, ternyata tidak meninggalkan identitasnya sama sekali. Cewek itu juga hilang sejak adik saya menghilang. Sebulanan ini adik saya katanya kerasan di tempat kos itu, malah hampir tiap hari," sambung karyawati Bank Mandiri Situbondo itu.
Saat pergi meninggalkan rumahnya, Riski membawa sejumlah barang berharga. Antara lain, 2 buah laptop, 2 buah HP, dan uang sekitar Rp 1,5 jutaan. Pihak keluarga sudah mencari ke banyak tempat yang dicurigai, namun hasilnya sia-sia. Upaya mencari ke sanak keluarganya di luar kota juga sudah dilakukan namun tidak kunjung membuahkan hasil. Pihak keluarga cemas keselamatan Riski, karena belakangan ini aksi kejahatan sangat marak.
"Kami akan sekuat tenaga membantu mencari korban. Kami akan segera berkoordinasi dengan jajaran kepolisian di sejumlah wilayah. Termasuk dengan menyebar foto korban. Mudah-mudahan dengan begitu korban bisa segera ditemukan. Selebihnya kami juga mengimbau agar korban segera pulang ke rumahnya," tandas Kasubbag Humas Polres Situbondo, AKP Wahyudi.
(fat/fat)











































