Perampasan motor terjadi di Jalan Raya Pantura Dusun Sumurwaru Desa Sumber Anyar Kecamatan Grati. Korbannya seorang pelajar SMAN 1 Grati, bernama Lukman Hakim (17). Kejadian itu tak jauh dari sekolahnya.
Korban saat itu tengah mengendarai Kawasaki Ninja 150 cc menuju sekolahnya dibuntuti empat pelaku yang mengendarai Vixion. Pelaku kemudian memepet korban hingga ia terjatuh. Saat akan bangun, satu di antara pelaku membacoknya dengan celurit. Beruntung, celurit itu masih terbungkus sarungnya.
"Saya sempat dibacok lima kali," kata Lukman kepada wartawan.
Meski demikian, Lukman mengaku sempat melawan untuk mempertahan motornya. Namun salah seorang pelaku mengeluarkan air softgun dan menembakan ke atas sebanyak tiga kali. Melihat itu, nyali lukman menciut dan tak bisa berbuat apa-apa saat para pelaku merampas motornya.
"Motor saya baru dua bulan beli," ujar Lukman.
Kanit Reskrim Polsek Nguling Aiptu Suyoto mengatakan, para pelaku diduga pemain lama yang kerap beraksi di wilayah Pantura. Mereka terkenal licin dan terus berkeliling mencari calon korban.
"Kami masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi," kata Suyuto.
Dalam waktu yang tak terlalu lama, aksi perampasan motor juga terjadi di Jalan Raya Kembang Turi Kecamatan Purwosari. Korbannya seorang mahasiswa bernama Indra (19), warga Probolinggo. Modusnya pun serupa yakni membuntuti korban, memepetnya dan merampas motor.
Saat kejadian, Indra yang membonceng temannya, Nico melintas dari Pasuruan menuju Purwosari. Tiba-tiba 5 orang mengandarai 2 motor memepetnya dan menendang mereka hingga terjatuh. Saat itulah pelaku menembak Indra dengan air softgun di bagian leher.
Setelah korban tak berdaya, pelaku merampas motor Honda Beat bernomor polisi P 6858 ZK miliknya. Pelaku kabur ke arah Purwosari.
"Kami sudah menerjunkan tim untuk mengejar pelaku," kata Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Supriyono.
Dua hari lalu, aksi perampasan dengan modus serupa yang dilakukan kawanan penjahat bersenjata softgun terjadi di wilayah Kecamatan Wonorejo. Beberapa hari ke belakang, juga terjadi perampasan serupa di wilayah Kecamatan Lumbang. Meski demikian belum ada satu pelaku yang berhasil ditangkap.
"Ada kemungkinan pelakunya sama. Tapi mungkin juga tidak karena jumlahnya bebrbeda," pungkas Supriyono.
(bdh/bdh)










































