Kedua korban adalah Andriyanto (26), warga Krian, Sidoarjo dan Dwi Chandra Bintarawan (33), warga Gempol, Pasuruan. Andriyanto kehilangan Kawasaki Ninja nopol W 4897 ZY sementara Dwi kehilangan Yamaha Vixion nopol N 4590 TA.
"Kejadiannya di jembatan arteri Porong dari arah Malang menuju Surabaya," kata Andriyanto kepada wartawan di Polsek Porong, Jumat (8/11/2013).
Andriyanto menceritakan, saat itu dia bersama Dwi melaju dari arah Pandaan. Setiba di jembatan arteri, tiba-tiba motor Dwi yang ada di belakang ditabrak motor pelaku. Motor Dwi pun menabrak motornya. Kedua korban terjatuh.
"Saat jatuh itulah kami dikalungi clurit," ujar Andriyanto.
Andriyanto melanjutkan, dia dan Dwi sebenarnya mau melawan dengan membuang kunci motor, namun salah satu pelaku mengetahui dan menembakkan pistolnya dua kali ke udara untukmemberi peringatan. Andriyanto dan Dwi pun keder.
"Kami akhirnya lari dan sempat ditolong sopir truk. Dengan ojek, kami ke Polsek lapor polisi," lanjut Andriyanto.
Setelah mendapat laporan, anggota reskrim Polsek Porong segera ke lokasi dan melakukan olah TKP. "Setelah dapat laporan, kami ke sini dan melakukan olah TKP," ujar salah satu petugas, Aiptu Kasnan.
(iwd/iwd)











































