Warga Kalimas Tolak Lahannya Dieksekusi

Warga Kalimas Tolak Lahannya Dieksekusi

Reynita Carlina - detikNews
Kamis, 07 Nov 2013 13:41 WIB
Warga Kalimas Tolak Lahannya Dieksekusi
Foto: Reynita Carlina
Surabaya - Puluhan warga RT/RW 1 Kalimas Kelurahan Perak Utara, Kecamatan Pabean Cantikan, menghalang-halangi eksekusi yang diduga dilakukan PT KAI Daop 8 Surabaya. Aksi ini sempat diwarnai adu dorong, Kamis (7/11/2013).

Dari informasi yang dihimpun, kedatangan tim eksekusi dijadwalkan pukul 10.00 WIB. Namun ternyata tim eksekusi datang lebih awal sekitar pukul 06.00 WIB. Tim eksekusi terdiri dari puluhan pekerja dan aparat ini kemudian dihalangi warga saat akan memindahkan barang-barang di dalam kantor kelurahan tersebut.

"Pagi-pagi jam 06.15 WIB sudah datang bawa pasukan preman mau melakukan penggusuran sekaligus ambil barang dan aset-aset yang ada di dalam kantor kelurahan," kata salah satu koordinator warga, Abdul Ghoni.

Warga, kata Abdul Goni, tidak ingin kantor kelurahan diratakan untuk diambil alih PT KAI. Warga pun marah karena tim eksekusi yang datang didampingi aparat.

"PT KAI ini mengklaim aset ini miliknya. Tapi mereka nggak bisa menunjukkan dasar hukumnya. Manuvernya sekarang sama aparat. Padahal siapa aparat? Mereka itu harusnya kan jadi pelindung dan pengayom masyarakat," tanyanya.

Diceritakan Ghoni, warga dan tim eksekusi yang datang sempat pula melakukan adu dorong. "Hampir chaos tadi, kami sudah dorong-dorongan. Tapi akhirnya mereka mundur," terangnya.

Pantauan detikcom di lokasi, hingga pukul 12.00 WIB puluhan warga masih berjaga di depan kantor kelurahan. Mereka masih mengantisipasi kedatangan tim eksekusi lagi.

Sementara Humas PT KAI Daops 8, Sri Winarto menyangkal adanya rencana eksekusi oleh timnya yang dilakukan pada pagi hari tadi.

"Nggak. Nggak ada tim eksekusi pagi-pagi tadi. Lagian jam kerja itu jam 8 pagi mulainya. Nggak mungkin kalau jam 06.00 WIB sudah mulai di lokasi," sangkalnya.

(fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini