Mutawakkil Alalbari, balita yang belum genap berumur 2 tahun itu terjatuh ke dalam sumur saat sedang asyik bermain dekat musala tak jauh dari rumahnya, di Desa Bayeman, Kecamatan Arjasa..
Saat melompat-lompat, secara tak sengaja kakinya menginjak penutup sumur yang sudah rapuh. Seketika itu, penutup berbahan semen itu langsung jebol hingga putra pasangan Junaidi dan Sri Wahyuni itu pun langsung terjatuh ke dalam sumur.
"Ayahnya waktu itu sempat mendengar suara ada benda jatuh ke dalam sumur. Setelah dilihat ternyata putranya yang terjatuh. Kedalaman sumurnya 8 meteran," kata Kapolsek Arjasa, AKP Didik Rudiyanto kepada detikcom, Selasa (5/11/2013).
Keterangan yang dihimpun detikcom menyebutkan, musibah yang dialami Mutawakkil Alalbari terjadi saat si bocah berumur 1 tahun 10 bulan itu sedang bermain sendirian di dekat sumur depan musala, tak jauh dari rumahnya, sore tadi.
Rupanya, lokasi bermain sang bocah terlepas dari pengawasan sang ayah yang saat itu konon sedang berada di musala. Benar saja, saat melompat-lompat kaki si bocah menginjak penutup sumur yang sudah usang hingga jebol.
"Penutup sumurnya sudah rapuh. Jadi begitu kena injak langsung jebol. Sumur itu biasa dipakai warga untuk mengambil air bersih menggunakan mesin pompa air," sambung Didik Rudiyanto.
Sang ayah yang mendengar suara benda jatuh ke dalam sumur langsung teringat ke anaknya. Seketika itu Junaidi bergegas mencari keberadaan Mutawakkil. Benar saja, saat melihat ke sumur penutupnya sudah ambrol. Betapa terkejutnya, saat dilihat ke dalam sumur sang bocah terlihat sudah mengapung.
(gik/gik)











































