Hal ini membuat petugas PMK kembali berjibaku melokalisir dan memadamkan api. Petugas PMK harus cepat melakukan agar api yang kembali menyala tak merembet ke bangunan ruko lainnya.
"Sudah sempat padam dan kembali menyala. Dan ini sudah terulang beberapa kali. Selain akses yang cukup sulit untuk masuk, tumpukan barang juga membuat api kembali menyala," kata Kepala Dinas PMK Surabaya Chandra Oratmangun kepada detikcom di lokasi, Senin (4/11/2013).
Chandra menerangkan, barang-barang yang kembali terbakar sehingga api menggila adalah karet gelang, sendok plastik dan kardus yang bertumpuk di dalam ruko 4 lantai tersebut.
Dari pantauan, kobaran api dan kepulan asap hitam terlihat di lantai 3 dan 4. Bahkan api juga terlihat menyala kembali di blok C atau di titik pertama kali api muncul yakni toko yang menjual karet seal.
Petugas PMK terlihat terus berusaha memadamkan api meski sesekali kehabisan air. Sementara itu, Jalan Raya Dupak dari arah Pasar Turi menuju Demak masih ditutup total. Polisi untuk sementara memberlakukan contra flow di sisi jalan sebaliknya agar arus bisa mengalir.
(iwd/fat)











































