"Oh Nggak apa-apa sudah biasa (perlawanan dari warga)," kata Walikota Surabaya kepada wartawan di sela memimpin bersih sungai dan bantaran sungai di kawasan Kalimas Timur, Kelurahan Nyamplungan, Kecamatan Semampir, Jumat (1/11/2013).
Seperti yang diberitakan sebelumnya, tadi malam Satpol PP Kota Surabaya berencana merazia penghuni baru di lokalisasi Dolly. Rencana tersebut gagal, karena petugas Satpol PP malah dikejar warga sekitar dan penghuni.
Mereka yang mendengar isu penutupan Dolly tidak terima dan mengancam akan memberikan pelajaran bagi Satpol PP yang melintas di kawasan tersebut. Untuk menghindari bentrokan, petugas lebih memilih mundur.
Meski menghadapi perlawanan seperti itu, Risma tetap meminta Satpol PP untuk tetap melaksanakan tugasnya. "Kami tetap tegakkan (aturan)," tandasnya sambil masuk ke dalam mobil dinasnya.
Sementara itu, Kabag Humas Pemkot Surabaya M. Fikser menambahkan, pihaknya tetap akan melakukan sosialisasi kembali ke warga Dolly.
"Sosialisasi kembali dilakukan lagi supaya program tersebut berjalan baik," ujarnya.
Fikser menerangkan, pemkot akan melakukan evaluasi terhadap kejadian tadi malam serta memikirkan langkah dan strategi ke depan. "Kami evaluasi dan rapatkan lagi pola-pola pendekatannya ke sana," jelasnya.
(roi/iwd)











































