Usai Ngapeli Janda Desa, Suparman Dibacok

Usai Ngapeli Janda Desa, Suparman Dibacok

Ardi Yanuar - detikNews
Jumat, 01 Nov 2013 09:13 WIB
Pamekasan - Suparman, warga Kelurahan Bugih, Kecamatan Kota Pamekasan terkapar di tengah jalan Desa Campor, Kecamatan Proppo. Tak hanya terluka parah di belakang kepala dan lengan kanan, pria 45 tahun itu juga kehilangan motor Yamaha Mio miliknya.

Suparman menjadi korban pembacokan. Ada dugaan pembacokan korban berlatar belakang dendam dan cemburu. Selama setahun belakangan ini, korban menjalin hubungan asmara dengan Marfuah (28), janda yang tinggal di Desa Campor.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, korban yang terkapar setelah dibacok golok dan dipukul dengan tongkat besi sempat berteriak minta tolong. Warga kemudian mengontak polisi di Polsek Proppo.

"Polisi akhirnya mengevakuasi korban ke rumah sakit Pamekasan," beber Wakijan, warga Desa Campor, Jumat (1/11/2013).

Menurut Wakijan, setahun terakhir ini korban sering terlihat berkunjung ke kampungnya. Kabarnya korban sering berkunjung ke rumah Marfuah yang telah menjanda setelah dicerai sang suami.

"Mungkin saja ada warga yang dendam dan cemburu terhadap ulah korban yang sering berkunjung dan ngapeli sang janda," ujar Wakijan.

Dendam itupun, kata Wakijan, diwujudkan dengan membacok dan mengepruk kepala korban dengan tongkat besi. Tak hanya itu, motor milik korban juga dirampas dan dibawa kabur pelaku.

Seorang anggota Polsek Proppo yang enggan disebut namanya membenarkan adanya perampasan dengan kekerasan di kawasan jalan Desa Campor.

"Benar. TDini hari tadi ada kejadian perampasan
Yamaha Mio dengan cara membacok korbannya saat melintas di jalan Desa Campor. Rekan saya yang mengevakuasi ke rumah sakit," paparnya.

Menurut polisi itu, pihaknya tengah mengejar sang pelaku dan mendalami modus dibalik perampacan dan pembacokan itu. "Mungkin saja prediksi warga yang mengatakan pembacokan dan perampasan ranmor itu bermodus asmara. Yang pasti kami masih mendalami kasusnya," pungkasnya.

(iwd/iwd)
Berita Terkait