Razia di Dolly Gagal, Petugas Satpol PP Diancam Dikeroyok

Razia di Dolly Gagal, Petugas Satpol PP Diancam Dikeroyok

Zaenal Effendi - detikNews
Jumat, 01 Nov 2013 00:04 WIB
Razia di Dolly Gagal, Petugas Satpol PP Diancam Dikeroyok
Mengejar petugas Satpol PP/ Zainal Effendi
Surabaya - Rencana razia penghuni baru di lokalisasi Dolly gagal. Sebaliknya, petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya justru dikejar penghuni.

Kedatangan Satpol PP yang juga dikawal Garnisun III itu memang cukup mengejutkan, Kamis (31/10/2013) malam.

Pantauan detikcom, puluhan petugas yang menumpang dua truk langsung turun dan memblokir akses masuk Dolly dengan mobil pickup. Petugas yang juga diperkuat Satpoltik (Satpol cantik) langsung berbaris.

Para penghuni termasuk mereka yang setiap hari menggantungkan nafkah dari Dolly awalnya biasa saja saat melihat kedatangan petugas.

Namun tak lama mendadak mereka marah. Sebab isu yang mereka terima akan ada penutupan paksa lokalisasi malam ini. Entah siapa yang menyebar isu tersebut.

Penghuni termasuk mucikari yang biasa mencari hidung belang di depan wisma-wisma dan beberapa orang lainnya tanpa dikomando langsung bergerak melakukan perlawanan terhadap petugas.

Mereka juga berusaha memancing petugas agar masuk ke dalam Gang Dolly. Merkea mengancam mengeroyok.

"Ayo maju, awak dewe nang kene golek pangan. Ojok asal ngobrak. Ayo maju. Nek gak dilawan tambah ngelamak," teriak warga dengan nada emosi.

Melihat amarah penghuni, puluhan petugas pun memilih mundur. Satpol PP tak ingin terjadi benturan fisik.

Meski sudah mundur, namun masih ada saja pelayan bar wisma-wisma maupun penghuninya yang berusaha mengejar. Umpatan pun mengalir.

Malam ini, Satpol PP tidak hanya ke Dolly. Namun juga melakukan razia ke kafe-kafe liar di kawasan pertokoan Darmo Park. Namun, tak membuahkan hasil karena kafe yang menjadi sasaran tutup semua.

(ze/gik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini