Antara lain, 5 kategori sapi hasil IB (inseminasi buatan), 3 kategori sapi PO (peranakan ongole), 2 kategori ternak domba ekor gemuk, dan 2 kategori kambing PE (peranakan ettawa).
"Kontes ini diikuti ternak-ternak unggulan hasil seleksi dari 17 kecamatan di Situbondo. Tiap kecamatan mengikutkan 12 ekor ternaknya di setiap kategori," kata Kepala Dinas Peternakan (Disnak) Situbondo, drh Gaguk Musdijianto.
Sebanyak 5 kategori sapi hasil IB itu meliputi pedet betina, calon induk. induk, calon kreman, dan kreman hasil IB. Untuk sapi PO kategori yang dilombakan antara lain pejantan PO, calon induk dan induk. Sementara kategori kambing PE meliputi jantan dan begitu.
Demikian juga kategori DEG juga jantan dan betina. Selain faktor usia, lomba ternak juga didasarkan pada faktor bobot dan kecantikan ternak, seperti panjang badan, tinggi badan, panjang ekor, dan esterior lainnya.
"Kontes ternak ini berlangsung sampai Kamis besok. Diantaranya untuk menggairahkan peternak Situbondo. Agar fair, tim juri semuanya dari luar. Mulai Disnak Provinsi, Balai IB Malang, UPT HMT Malang, Unibraw Malang dan Unair Surabaya," timpal Junaidi, salah satu panitia kontes ternak.
Pantauan detikcom menyebutkan, kontes ternak yang digelar di lapangan Kodim 0823 Situbondo di Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo, itu tampak menjadi gengsi tersendiri bagi peternak unggulan di Situbondo. Ternak-ternak yang dilombakan dihiasi beragam asesoris. Sehingga ternak kelihatan lebih menarik.
(fat/fat)










































