Stop Trafficking, Risma Galakkan Kesetaraan Gender

Stop Trafficking, Risma Galakkan Kesetaraan Gender

Norma Anggara - detikNews
Senin, 28 Okt 2013 18:02 WIB
Stop Trafficking, Risma Galakkan Kesetaraan Gender
Surabaya - Untuk mewujudkan kesejahteraan warga Surabaya, pemerintah kota terus gencar menggalakkan kesetaraan gender. Ratusan kader ibu-ibu pun disebar di kecamatan-kecamatan.

"Ada berbagai kegiatan yang kami lakukan untuk mencari warga kecamatan responsif gender, berbagai lomba, dan pembuatan poster. Kegiatan ini juga sekaligus untuk men-stop trafficking," kata Nanis Chairani saat membuka Surabaya Gender Award di atrium JMP I lantai 3, Senin (28/10/2013).

Perempuan yang menjabat sebagai Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat ini juga menjelaskan, pihaknya pun rajin menggelar kuis-kuis yang dianggap bisa menambah responsif gender di kalangan warga.

Tak hanya itu, program ini memberi pengetahuan kepada warga bahwa Keluarga Berencana (KB) bukan hanya kebutuhan para wanita.

"Tetapi juga para pria," tutur Nanis.

Sementara itu, Walikota Surabaya Tri Rismaharini memberi prolog bahwa jumlah warga miskin kota Surabaya sudah menurun. Bila pada tahun 2010 terdapat 26 persen warga miskin kota, setahun kemudian, jumlahnya tidak sampai 1 persen.

"Tahun 2011 jumlah warga miskin tidak sampai 1 persen. Itulah kenapa yang pemerintah kota menggencarkan KB. Untuk mengurangi kemiskinan, tidak hanya dengan cara menambah income keluarga, tetapi juga bagaimana mengurai pengeluaran keluarga. Salah satunya yakni dengan motto, keluarga kecil, keluarga bahagia," kata Risma.

Puncak rangkaian program Surabaya Gender Award ini akan berlangsung hingga 7 November 2013.

(nrm/bdh)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini